
Jakarta, Hot Fun Stuffs Indonesia
—
Undertone
merupakan film horor supernatural asal Kanada yang dirilis pada 2025. Film yang meneror penonton dengan sound design yang ekstrem dan minimalis ini dibintangi Nina Kiri.
Sepanjang film, Undertone hanya menampilkan Nina Kiri sebagai karakter utama dan ibunya yang terbaring sakit. Ketakutan dibangun lewat keheningan, suara statis, dan fenomena apofenia, kecenderungan psikologis manusia mengaitkan suara acak dengan hal mistis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Undertone
Evy (Nina Kiri) seorang pembawa acara podcast paranormal yang dikenal skeptis terhadap berbagai fenomena supranatural. Hidupnya berubah ketika ia kembali ke rumah masa kecilnya untuk merawat sang ibu yang tengah sekarat.
Di tengah rutinitas tersebut, Evy dan rekan podcast-nya, Justin (Adam DiMarco), menerima audio anonim dari pasangan suami istri yang mengaku mengalami gangguan misterius di rumah mereka.
Awalnya, rekaman itu terdengar seperti suara-suara aneh biasa. Namun, setelah dianalisis lebih dalam, Evy menemukan pesan-pesan tersembunyi yang mengarah pada sosok iblis dari cerita rakyat kuno.
Semakin banyak rekaman yang didengarkan, batas antara kenyataan dan halusinasi mulai memudar. Evy dihantui suara-suara mengerikan, mengalami berbagai kejadian ganjil di rumahnya, dan perlahan terseret ke dalam teror yang tampaknya berkaitan dengan kehamilan, kematian, serta kutukan kuno.
Ketika misteri di balik rekaman itu terungkap, ia harus menghadapi kekuatan jahat yang mengancam bukan hanya dirinya, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.
Undertone merupakan film horor supernatural independen asal Kanada garapan sutradara Ian Tuason, ia berperan ganda sebagai penulis naskah dalam film tersebut.
Melansir
Sundance Institute
, Tuason mengungkapkan bahwa Undertone terinspirasi langsung dari pengalaman pribadinya saat merawat orang tuanya selama pandemi Covid-19.
Undertone menjadi proyek debut Tuason di layar lebar. Film tersebut tayang perdana di Fantasia International Film Festival 2025 dan langsung berhasil meraih piala film Kanada terbaik pilihan penonton pada ajang bergengsi tersebut.
Atas kemenangan itu, hak distribusi Undertone dibeli oleh studio A24 dan mulai didistribusikan secara global pada Maret 2026.
Selain itu, Undertone juga berhasil masuk dalam jajaran film Sundance Film Festival 2026 dalam seleksi resmi kategori Midnights, yaitu program khusus Sundance untuk film-film bergenre horor, thriller, atau sinema eksperimental yang menegangkan.
Kini, Undertone tayang di Netflix.
[Gambas:Youtube]
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Hot Fun Stuffs]
Baca lagi: Kepala BGN Sudaryono Ungkap Arahan Prabowo: Selesaikan Persoalan!
Baca lagi: Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Minta Diubah Jadi Laut Natuna
Baca lagi: BRIN Temukan Spesies Baru Ikan Gobi Udang, Ini Keunikannya




6 Responses
Artikel ini mengajarkan kita bahwa pengaruh terbesar dibangun dari konsistensi kebaikan harian. Poin-poin ilmunya sangat kaya akan nilai-nilai keteladanan yang riil. http://users.atw.hu/nlw/viewtopic.php?t=29634&start=0&postdays=0&postorder=asc&highlight=
Ulasan yang sangat solutif untuk menghentikan akumulasi barang dan tugas yang menumpuk. Poin-poin penerapannya ditulis dengan sangat terstruktur dan mudah diikuti. https://www.dibiz.com/vitallabscbdgummiesscam
Artikel yang sangat menarik tentang hubungan antara ruang sekitar dan isi kepala! Ilmunya memberikan panduan nyata cara menata area kerja rumah agar mood harian tetap terjaga.https://www.dibiz.com/hibeg37212
Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas masalah ini sampai tuntas tanpa bertele-tele. Top cer min! Bagi yang butuh referensi bacaan pembanding, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297479725_htm
Tulisannya rapi dan penyampaian poin utamanya langsung to the point tanpa bertele-tele. Terima kasih atas ilmunya! Untuk tambahan data pendukung yang searah, tautan di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320548022_htm ini lumayan oke buat dicek.
Wah, penjelasan yang luar biasa informatif. Sangat mencerahkan pikiran saya mengenai topik ini. Bagi yang sedang mencari bacaan pendukung, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320323122_htm