Sinopsis Lake Placid vs Anaconda, Bioskop Trans TV 24 Juli 2026

Jakarta, Hot Fun Stuffs Indonesia

Bioskop Trans TV

malam ini, Jumat 24 Juli 2026, akan menayangkan Lake Placid vs Anaconda (2015) pukul 20.00 WIB. Berikut sinopsis Lake Placid vs Anaconda dibintangi Corin Nemec hingga Yancy Butler.

Jim Bickerman (Robert Englund), sang pemburu, kini terpaksa harus memakai penutup mata, kait, dan kaki kayu karena luka-lukanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia bekerja sama dengan seorang tentara bayaran bernama Beach (Stephen Billington) di Black Lake, Maine. Mereka berhasil menangkap seekor buaya betina raksasa dan membawanya ke dalam truk laboratorium.

Di lokasi tersebut, dua orang ilmuwan mencoba memadukan darah buaya raksasa dengan darah anakonda betina raksasa guna menyempurnakan formulasi serum Blood Orchid.

Niat mengambil keuntungan tersebut berujung petaka saat buaya eksperimen berhasil melepaskan diri.

Serangan mendadak predator tersebut menewaskan salah satu ilmuwan, membebaskan tiga ekor anakonda (satu betina dan dua jantan), serta memicu ledakan dahsyat pada truk laboratorium.

[Gambas:Video Hot Fun Stuffs]

Selain merusak pagar listrik pengaman Black Lake dan membiarkan kawanan buaya melarikan diri, insiden ini hanya menyisakan Bickerman, Beach, serta satu ilmuwan yang selamat.

Para predator yang kelaparan mulai menyebar dan mencari mangsa hingga ke kawasan Clear Lake.

Korban jiwa mulai berjatuhan, termasuk pasangan kekasih Daphne Mailer (Natasha Jane), ilmuwan yang tersisa, hingga seorang pemburu liar yang tewas diserang oleh kawanan anak buaya.

Menghadapi ancaman yang kian membesar, Reba (Yancy Butler) yang kini menjabat sebagai Sheriff Black Lake segera menghubungi petugas U.S. Fish and Wildlife Service, Will “Tully” Tull (Corin Nemec).

Tully dihubungi untuk memimpin operasi penangkapan kembali reptil-reptil berbahaya tersebut.

Di saat yang bersamaan, sekelompok mahasiswi dari organisasi Delta Gamma, termasuk putri Tully yang bernama Bethany, bersama Cassie, Heather, Jane, Jennifer, Margo, Megan, dan Melissa-tiba di Clear Lake.

Mereka berada di sana di bawah arahan senior mereka, Tiffani dan Amber, serta dua pemuda dari fraternitas Sigma Phi, Brett dan Andrew, untuk melangsungkan tradisi inisiasi.

Kegiatan tersebut berubah menjadi mimpi buruk saat kawanan buaya dan anakonda mulai membantai para mahasiswa di Clear Lake.

Brett, Andrew, dan Heather tewas diserang saat bermain wakeboarding di tengah danau, sementara beberapa mahasiswi lainnya terseret ke dalam air secara brutal.

Para penyintas yang panik terpaksa berlari ke dalam hutan hanya dengan mengenakan bikini untuk menyelamatkan diri menuju mobil mereka.

Namun, situasi kian kritis setelah mereka menyadari kunci kendaraan tertinggal di tepi pantai yang telah dikuasai oleh kawanan predator mematikan.

Setelah mengetahui sinopsis Lake Placid vs Anaconda, saksikan film tersebut di Bioskop Trans TV malam ini pukul 20.00 WIB. Bioskop Trans TV setelah itu juga akan menayangkan Escape Plan: The Extractors pukul 22.00 WIB.

[Gambas:Youtube]

(chri)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Daftar Fitur Baru WhatsApp Juli 2026

Baca lagi: Amanda Manopo Rugi Rp3 M Imbas Dugaan Penggelapan oleh Eks Staf

Baca lagi: Operasi SAR KM Nurul Salsa Tenggelam di Laut Selayar Resmi Ditutup

5 Responses

  1. Artikelnya ngebantu banget nih buat nambah wawasan, bahasannya rapi dan gampang dimengerti. Buat pelengkap materi, coba deh intip bahasan menarik di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320023142_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320367616_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297066438_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320211334_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297080771_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320472863_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297639003_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320038133_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320677838_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297186156_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297563641_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297361638_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320099008_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297396049_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297412285_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320636222_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320380462_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320300176_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297146547_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320573836_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320191281_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297344461_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297093747_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297366564_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320664864_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320681911_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320152797_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320280259_htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: